Merancang dan Membuat Tangga Rumah Yang Aman
Tangga merupakan penghubung antara lantai satu dan lantai yang lainnya. Tangga mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sebuah rumah berlantai lebih dari satu.
Ternyata tangga rumah bukan sekedar sebagai penghubung saja, namun lebih dari itu. Tangga rumah mempunyai fungsi sebagai penambah keindahan interior sebuah rumah berlantai lebih dari satu.
Pada era modern seperti sekarang ini, banyak gaya atau model tangga yang tampilannya terlihat unik dan menarik. Banyak para ahli desain interior yang sengaja menciptakan beberapa model tangga rumah yang elegan dan unik. Elegan tidak berarti wah dan mahal, namun elegan berarti mempunyai nilai seni dan kreatifitas yang tinggi.
Yang terpenting, dalam merancang dan membuat sebuah tangga rumah adalah jangan pernah melupakan dan mengesampingkan faktor keamanan dan kenyamanan.
![]() |
| Ukuran ideal untuk sebuah tangga rumah yang aman. |
Ada beberapa tips dari Saya mengenai bagaimana merancang dan membuat tangga rumah yang aman dan ideal.
Anak Tangga
Anak tangga yang dimaksud adalah tempat atau dimana Anda memijakkan kaki di atasnya. Jadi anak tangga berfungsi sebagai pijakkan.
Anak tangga harus menggunakan material yang tidak licin, terutama pada bagian tepinya yang disebut nosing. Bila menggunakan keramik, pilihlah keramik unpolish atau keramik yang bertekstur atau mempunyai alur.
Ibu Tangga
Ibu tangga adalah penyokong kekuatan utama pada konstruksi sebuah tangga. Ibu tangga bisa menyatu dengan anak tangga (tangga beton) atau terletak di tengah atau di tepi anak tangga (tangga besi dan kayu).
Pada beberapa jenis tangga, ada sebuah tangga yang anak tangganya seperti terlihat melayang, pada dasarnya ibu tangga tetaplah ada berupa balok beton, namun sengaja disembunyikan di dalam dinding.
Pagar atau Pegangan Tangga
Tidak semua tangga rumah selalu menggunakan pagar atau pegangan. Semua ini harus di dasarkan pada keamanan, kenyamanan serta keindahan.
Bentuk tangga mempengaruhi juga faktor ini. Biasanya seorang perancang tangga rumah harus sangat jeli melihat bagaimana tangga itu nanti dipergunakan. Demi keamanan, terutama jika memiliki anggota keluarga yang masih kecil atau orang lanjut usia, maka pagar atau pegangan tetap dipergunakan.
Bordes
Bordes berfungsi sebagai tempat untuk beristirahat selama menaiki tangga. Setiap ketinggian maksimum 12 anak tangga (setinggi 1,5–2m) harus dibuat bordes (landing), yaitu suatu platform datar dengan lebar bordes 90 cm yang cukup untuk 3 – 4 langkah secara mendatar sebelum mendaki ke anak tangga berikutnya.
Bahan Konstruksi Tangga
Tangga Beton
Konstruksi beton untuk tangga merupakan bahan yang sering dan banyak orang menyukainya. Karena kekuatannya ini bahan beton banyak digunakan. Selain kekuatannya ternyata bahan konstruksi beton juga mudah dibentuk sehingga banyak para desainer interior berhasil menciptakan berbagai bentuk tangga yang unik dan modern.
Tangga Kayu
Kesan eksotis dan natural yang dihasilkan seringkali para perancang tangga memilih jenis bahan ini untuk tangga rumah.
Namun ada beberapa kelemahannya dari bahan kayu ini, yaitu susahnya mendapatkan kayu yang benar-benar berkualitas baik sehingga mampu bertahan hingga beberapa tahun. Selain itu bahan kayu ini susah mendapatkan bentuk yang fleksibel.
Kombinasi Baja dan Kayu
Seringkali Kombinasi baja dan kayu dapat menghasilkan suatu karya yang luar biasa bagus. Bagaimana tidak, perpaduan keduanya menciptakan kesan ringan, minimalis dan modern.
Kedua bahan konstruksi utama tangga tersebut dapat digabungkan dengan material yang lain sebagai pegangan tangga. Material pegangan tangga bisa berupa dinding bata, beton, kaca, kayu, besi, atau aluminium.
Baca : Tips Memasang Keramik Pada Lantai
Tips Merancang dan Membuat Tangga Rumah Yang Aman
Konsep Dasar
Persyaratan yang perlu diperhatikan adalah :
- Tangga harus berada pada area yang mudah dijangkau.
- Pencahayaan yang baik pada sekitar ruang dan area tangga.
- Sudut kemiringan tangga idealnya 24˚-45˚
- Tangga harus aman dan nyaman dilewati orang atau saat membawa barang.
- Memilih bentuk tangga sesuai dengan keadaan luas area pada ruangan.
- Material tangga terbuat dari bahan anti slip pada anak tangga.
Ada beberapa hal yang sangat penting mengenai tangga rumah menurut arti dan fungsinya.
1. Bagian-bagian tangga
- Anak tangga
- Ibu tangga
- Pagar atau pegangan tangga/railing
- Bordes
2. Bahan konstruksi tangga
- Beton
- Kayu
- Kombinasi dari baja dan kayu
Anak Tangga
Anak tangga harus menggunakan material yang tidak licin, terutama pada bagian tepinya yang disebut nosing. Bila menggunakan keramik, pilihlah keramik unpolish atau keramik yang bertekstur atau mempunyai alur.
Ibu Tangga
Ibu tangga adalah penyokong kekuatan utama pada konstruksi sebuah tangga. Ibu tangga bisa menyatu dengan anak tangga (tangga beton) atau terletak di tengah atau di tepi anak tangga (tangga besi dan kayu).
Pada beberapa jenis tangga, ada sebuah tangga yang anak tangganya seperti terlihat melayang, pada dasarnya ibu tangga tetaplah ada berupa balok beton, namun sengaja disembunyikan di dalam dinding.
Pagar atau Pegangan Tangga
Tidak semua tangga rumah selalu menggunakan pagar atau pegangan. Semua ini harus di dasarkan pada keamanan, kenyamanan serta keindahan.
Bentuk tangga mempengaruhi juga faktor ini. Biasanya seorang perancang tangga rumah harus sangat jeli melihat bagaimana tangga itu nanti dipergunakan. Demi keamanan, terutama jika memiliki anggota keluarga yang masih kecil atau orang lanjut usia, maka pagar atau pegangan tetap dipergunakan.
Bordes
Bordes berfungsi sebagai tempat untuk beristirahat selama menaiki tangga. Setiap ketinggian maksimum 12 anak tangga (setinggi 1,5–2m) harus dibuat bordes (landing), yaitu suatu platform datar dengan lebar bordes 90 cm yang cukup untuk 3 – 4 langkah secara mendatar sebelum mendaki ke anak tangga berikutnya.
Bahan Konstruksi Tangga
Tangga Beton
Konstruksi beton untuk tangga merupakan bahan yang sering dan banyak orang menyukainya. Karena kekuatannya ini bahan beton banyak digunakan. Selain kekuatannya ternyata bahan konstruksi beton juga mudah dibentuk sehingga banyak para desainer interior berhasil menciptakan berbagai bentuk tangga yang unik dan modern.
Tangga Kayu
Kesan eksotis dan natural yang dihasilkan seringkali para perancang tangga memilih jenis bahan ini untuk tangga rumah.
Namun ada beberapa kelemahannya dari bahan kayu ini, yaitu susahnya mendapatkan kayu yang benar-benar berkualitas baik sehingga mampu bertahan hingga beberapa tahun. Selain itu bahan kayu ini susah mendapatkan bentuk yang fleksibel.
Dibalik kelemahannya tentu ada juga kelebihannya selain kesan estetika tadi, yaitu bahan kayu relatif lebih cepat dalam proses pengerjaannya.
Kombinasi Baja dan Kayu
Seringkali Kombinasi baja dan kayu dapat menghasilkan suatu karya yang luar biasa bagus. Bagaimana tidak, perpaduan keduanya menciptakan kesan ringan, minimalis dan modern.
Kedua bahan konstruksi utama tangga tersebut dapat digabungkan dengan material yang lain sebagai pegangan tangga. Material pegangan tangga bisa berupa dinding bata, beton, kaca, kayu, besi, atau aluminium.
Baca : Penyebab Dan Cara Mengatasi Retak Rambut Pada DindingItulah uraian dari Saya mengenai bagaimana Tips Merancang dan Membuat Tangga Rumah Yang Aman.
Jika semua yang Saya uraikan di atas dapat diaplikasikan, maka bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan satu hasil karya tangga rumah yang baik, indah dan tentu aman.
Semoga bermanfaat.


